Sabtu, 02 September 2017

Jenis-Jenis Barang Ekonomi



Nama: Puji Winarni
Kelas          : 01SAKPM (316)
NIM   : 2013212487
Jenis-Jenis Barang Ekonomi
Berikut jenis-jenis barang ekonomi :

1. Barang Menurut Sifatnya
            Berdasarkan sifat atau langka tidaknya, barang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu  : a. Barang ekonomis
adalah barang yang jumlahnya terbatas bila dibandingkan dengan kebutuhan manusia, sehingga untuk memperolehnya memerlukan pengorbanan, baik tenaga maupun uang.
Contoh :
1.      makanan
2.      minuman
3.      pakaian
4.      rumah,
5.      air mineral
Barang-barang  diatas harus kita dapatkan dengan melakukan pengorbanan. Pengorbanan itu misalnya kita harus membayar dengan sejumlah harga tertentu.
b. Barang bebas
adalah barang yang tersedia dan tidak terbatas jumlahnya, sehingga untuk memperolehnya tanpa mengeluarkan pengorbanan.
Contoh :
1.      air
2.      udara
3.      sinar matahari
4.      angin
5.      hujan
2. Barang Menurut Fungsinya (Tujuan Penggunaannya)
Barang menurut tujuan penggunaannya dapat dibedakan menjadi barang konsumsi dan barang produksi :
a. Barang konsumsi
adalah barang yang langsung dapat memenuhi kebutuhan manusia (barang jadi). Barang
konsumsi disebut juga barang siap pakai.
Contoh :
1.      Sepatu
2.      Baju
3.      Kaos
4.      Televisi
b. Barang produksi/barang modal
adalah barang yang tidak langsung memenuhi kebutuhan manusia/konsumen,tetapi merupakan alat pembantu dalam proses produksi.
Contoh  :
1.      mesin produksi
2.      gedung/bangunan pabrik
3.      tanah
4.      bahan baku.
3. Barang Menurut Wujudnya
Alat pemuas kebutuhan menurut wujudnya dapat dibedakan menjadi barang konkret (berwujud) dan barang abstrak (tidak berwujud) :
a. Barang konkret/nyata/material
adalah alat pemuas kebutuhan manusia yang berupa zat, dapat diraba dan
dilihat.
Contoh :
1.       rumah
2.      Makanan
3.       sepeda motor
4.       Mobil
5.      dan perhiasan.
b. Barang abstrak/immaterial
adalah alat pemuas kebutuhan manusia yang tidak dapat diraba dan dilihat tetapi dapat dirasakan, atau lebih dikenal dengan jasa.
Contoh :
1.      nama baik (goodwill),
2.      hak cipta
3.      merk dagang
4.Barang Menurut Cara Penggunaannya
Menurut cara penggunaannya, barang dapat dibedakan menjadi barang substitusi dan barang komplementer :
a. Barang substitusi
adalah barang yang dapat saling mengantikan, artinya bila tidak ada barang yang satu, maka dapat digantikan dengan barang yang lainnya.
Contoh :
1.      baju dengan kaos
2.      teh dengan kopi
3.      mobil dengan sepeda motor
4.      kompor dengan tungku
b. Barang komplementer
adalah barang yang dapat saling melengkapi, artinya cara penggunaannya digabungkan dengan barang yang lain.
Contoh :
1.      baju dengan celana
2.      kopi dengan gula
3.      mobil dengan bensin
4.      kompor dengan minyak tanah
5.      Barang Menurut Cara Pengerjaannya
5.Berdasarkan proses pengerjaannya, barang dapat dikelompokkan sebagai berikut :
a. Barang mentah/bahan mentah
adalah barang yang baru dihasilkan oleh alam.
Contoh :
1.      hasil pertanian
2.      dan hasil perkebunan.
b. Barang setengah jadi
adalah barang yang masih dalam proses produksi.
Contoh :
1.      tepung
2.      kain
3.      kulit
c. Barang jadi
adalah barang yang telah selesai mengalami proses produksi dan langsung dapat dikonsumsi.
Contoh :
1.      sepatu
2.      kaos kaki
3.      tas
4.      pakaian
Jadi, sudah jelas bahwa barang atau jasa sangat berguna bagi manusia dan mempunyai nilai serta manfaat yang besar dalam rangka memenuhi berbagai macam kebutuhan manusia.
6. Menurut Al Meyers, jenis-jenis kegunaan barang atau benda dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Element utility (faedah elemen)
adalah benda berguna karena mempunyai zat asli yang dibutuhkan.
Contoh :umbi-umbian,buah-buahan, dan sayur-sayuran.
2. Time utility (faedah waktu), artinya benda akan lebih berfaedah bila digunakan pada waktu yang tepat.
Sebagai contoh menimbun gabah untuk persiapan pada masa paceklik dan payung pada saat musim hujan.
3. Place utility (faedah tempat), artinya benda yang setelah dipindahkan tempatnya akan lebih berfaedah bagi manusia. Misalnya pasir di sungai dipindahkan ke kota dan kayu di hutan dipindahkan ke kota dipakai sebagai bahan bangunan.
4. Form utility (faedah bentuk), artinya benda setelah diubah bentuknya dapat lebih berfaedah bagi manusia. Misalnya kayu diubah mejadi mebel, kain diubah menjadi baju/celana, gandum diubah menjadi roti, dan sebagainya.
5. Ownership utility (faedah hak milik), artinya benda yang dapat berfaedah setelah dimiliki. Misalnya mobil yang masih di toko setelah dibeli oleh konsumen akan menjadi lebih berguna.
Definisi / Pengertian Harga (Price)
Harga merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam pemasaran suatu produk karena harga adalah satu dari empat bauran pemasaran / marketing mix (4P = product, price, place, promotion / produk, harga, distribusi, promosi). Harga adalah suatu nilai tukar dari produk barang maupun jasa yang dinyatakan dalam satuan moneter.Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu perusahaan karena harga menentukan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dari penjualan produknya baik berupa barang maupun jasa.

Definisi Barang
Barang
adalah sesuatu yang berwujud (tangible) yang dapat di gunakan menurut fungsi dan manfaatnya didasarkan pada suatu kebutuhan dan pengakuan sosial.
Barang adalah sesuatu yang berwujud yang diperjualbelikan dan terjadinya perpindahan kepemilikan antara penjual dan pembeli.



Macam-macam barang jual :
1.Berdasarkan kebutuhan :
   a.Kebutuhan Primer :
      -sandang (makanan dan minuman)
      -pangan (pakaian)
      -papan (rumah)
   b.Kebutuhan Sekunder :
      -Pendidikan
      -Tabungan
      -Dan lain-lain
2.Berdasarkan Pengakuan Sosial :
   -Mobil
   -Handphone
   -Perhiasan
   -Jam Tangan

KEBUTUHAN dan KEINGINAN

©Kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera atau setidaknya kurang sejahtera.
© keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas.
Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.
Itu kalau kita lihat dari segi kepuasan atau kesejahteraan seseorang. Tapi yang namanya kesejahteraan dan kepuasan juga sangat relatif bagi setiap orang. Sedangkan untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, harus dilihat dari segi fungsinya. Sesuatu dikatakan sebagai keinginan kalau sudah merupakan tambahan atas fungsi utamanya.

©Kebutuhan adalah fungsi dasar atas sesuatu yang secara esensial diperlukan: makan untuk memenuhi nutrisi, tempat tinggal untuk istirahat, transportasi untuk bekerja, pendidikan untuk masa depan anak dan lain-lain.

©Sedangkan keinginan adalah semua fungsi tambahan yang jika tidak ada sebenarnya tidak mengganggu hidup Anda akan tetapi Anda mengharapkan untuk bisa mendapatkan fungsi tambahan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar