Nama:
Puji Winarni
Kelas : 01SAKPM (316)
NIM : 2013212487
Kelas : 01SAKPM (316)
NIM : 2013212487
Jenis-Jenis
Barang Ekonomi
1. Barang Menurut Sifatnya
Berdasarkan sifat atau langka tidaknya, barang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu : a. Barang ekonomis
adalah
barang yang jumlahnya terbatas bila dibandingkan dengan kebutuhan manusia,
sehingga untuk memperolehnya memerlukan pengorbanan, baik tenaga maupun
uang.
Contoh :
1. makanan
2.
minuman
3.
pakaian
4.
rumah,
5. air mineral
Barang-barang
diatas harus kita dapatkan dengan
melakukan pengorbanan. Pengorbanan itu misalnya kita harus membayar dengan
sejumlah harga tertentu.
b. Barang bebas
adalah
barang yang tersedia dan tidak terbatas jumlahnya, sehingga untuk
memperolehnya tanpa mengeluarkan pengorbanan.
Contoh :
1. air
2.
udara
3.
sinar matahari
4.
angin
5. hujan
2. Barang
Menurut Fungsinya (Tujuan Penggunaannya)
Barang menurut tujuan penggunaannya dapat dibedakan menjadi barang konsumsi dan barang produksi :
a. Barang konsumsi
Barang menurut tujuan penggunaannya dapat dibedakan menjadi barang konsumsi dan barang produksi :
a. Barang konsumsi
adalah
barang yang langsung dapat memenuhi kebutuhan manusia (barang jadi). Barang
konsumsi disebut juga barang siap pakai.
konsumsi disebut juga barang siap pakai.
Contoh :
1. Sepatu
2.
Baju
3.
Kaos
4. Televisi
b. Barang produksi/barang
modal
adalah
barang yang tidak langsung memenuhi kebutuhan manusia/konsumen,tetapi merupakan
alat pembantu dalam proses produksi.
Contoh :
1. mesin produksi
2.
gedung/bangunan
pabrik
3.
tanah
4. bahan baku.
3. Barang
Menurut Wujudnya
Alat pemuas kebutuhan menurut wujudnya dapat dibedakan menjadi barang konkret (berwujud) dan barang abstrak (tidak berwujud) :
a. Barang konkret/nyata/material
Alat pemuas kebutuhan menurut wujudnya dapat dibedakan menjadi barang konkret (berwujud) dan barang abstrak (tidak berwujud) :
a. Barang konkret/nyata/material
adalah alat
pemuas kebutuhan manusia yang berupa zat, dapat diraba dan
dilihat.
dilihat.
Contoh :
1. rumah
2.
Makanan
3.
sepeda motor
4.
Mobil
5. dan perhiasan.
b. Barang
abstrak/immaterial
adalah alat
pemuas kebutuhan manusia yang tidak dapat diraba dan dilihat tetapi
dapat dirasakan, atau lebih dikenal dengan jasa.
Contoh :
1. nama baik (goodwill),
2.
hak cipta
3. merk dagang
4.Barang
Menurut Cara Penggunaannya
Menurut cara penggunaannya, barang dapat dibedakan menjadi barang substitusi dan barang komplementer :
Menurut cara penggunaannya, barang dapat dibedakan menjadi barang substitusi dan barang komplementer :
a. Barang substitusi
adalah barang yang
dapat saling mengantikan, artinya bila tidak ada barang yang satu,
maka dapat digantikan dengan barang yang lainnya.
Contoh :
1. baju dengan kaos
2.
teh dengan
kopi
3.
mobil dengan
sepeda motor
4. kompor dengan tungku
b. Barang
komplementer
adalah
barang yang dapat saling melengkapi, artinya cara penggunaannya digabungkan dengan
barang yang lain.
Contoh :
1. baju dengan celana
2.
kopi dengan
gula
3.
mobil dengan
bensin
4.
kompor
dengan minyak tanah
5.
Barang Menurut Cara Pengerjaannya
5.Berdasarkan proses pengerjaannya, barang dapat
dikelompokkan sebagai berikut :
a. Barang mentah/bahan
mentah
adalah
barang yang baru dihasilkan oleh alam.
Contoh :
1. hasil pertanian
2. dan hasil perkebunan.
b. Barang setengah jadi
adalah
barang yang masih dalam proses produksi.
Contoh :
1. tepung
2.
kain
3. kulit
c. Barang jadi
adalah
barang yang telah selesai mengalami proses produksi dan langsung dapat
dikonsumsi.
Contoh :
1. sepatu
2.
kaos kaki
3.
tas
4. pakaian
Jadi, sudah
jelas bahwa barang atau jasa sangat berguna bagi manusia dan mempunyai
nilai serta manfaat yang besar dalam rangka memenuhi berbagai macam
kebutuhan manusia.
6. Menurut Al Meyers, jenis-jenis kegunaan barang atau benda dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Element utility (faedah elemen)
6. Menurut Al Meyers, jenis-jenis kegunaan barang atau benda dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Element utility (faedah elemen)
adalah benda
berguna karena mempunyai zat asli yang dibutuhkan.
Contoh :umbi-umbian,buah-buahan, dan
sayur-sayuran.
2. Time utility (faedah waktu), artinya benda akan lebih berfaedah bila digunakan pada waktu yang tepat.
Sebagai contoh menimbun gabah untuk persiapan pada masa paceklik dan payung pada saat musim hujan.
3. Place utility (faedah tempat), artinya benda yang setelah dipindahkan tempatnya akan lebih berfaedah bagi manusia. Misalnya pasir di sungai dipindahkan ke kota dan kayu di hutan dipindahkan ke kota dipakai sebagai bahan bangunan.
4. Form utility (faedah bentuk), artinya benda setelah diubah bentuknya dapat lebih berfaedah bagi manusia. Misalnya kayu diubah mejadi mebel, kain diubah menjadi baju/celana, gandum diubah menjadi roti, dan sebagainya.
5. Ownership utility (faedah hak milik), artinya benda yang dapat berfaedah setelah dimiliki. Misalnya mobil yang masih di toko setelah dibeli oleh konsumen akan menjadi lebih berguna.
2. Time utility (faedah waktu), artinya benda akan lebih berfaedah bila digunakan pada waktu yang tepat.
Sebagai contoh menimbun gabah untuk persiapan pada masa paceklik dan payung pada saat musim hujan.
3. Place utility (faedah tempat), artinya benda yang setelah dipindahkan tempatnya akan lebih berfaedah bagi manusia. Misalnya pasir di sungai dipindahkan ke kota dan kayu di hutan dipindahkan ke kota dipakai sebagai bahan bangunan.
4. Form utility (faedah bentuk), artinya benda setelah diubah bentuknya dapat lebih berfaedah bagi manusia. Misalnya kayu diubah mejadi mebel, kain diubah menjadi baju/celana, gandum diubah menjadi roti, dan sebagainya.
5. Ownership utility (faedah hak milik), artinya benda yang dapat berfaedah setelah dimiliki. Misalnya mobil yang masih di toko setelah dibeli oleh konsumen akan menjadi lebih berguna.
Definisi / Pengertian Harga (Price)
Harga merupakan salah satu bagian
yang sangat penting dalam pemasaran suatu produk karena harga adalah satu dari
empat bauran pemasaran / marketing mix (4P = product, price, place, promotion /
produk, harga, distribusi, promosi). Harga adalah suatu nilai tukar dari produk
barang maupun jasa yang dinyatakan dalam satuan moneter.Harga merupakan salah
satu penentu keberhasilan suatu perusahaan karena harga menentukan seberapa
besar keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dari penjualan produknya baik
berupa barang maupun jasa.Definisi Barang
Barang
adalah
sesuatu yang berwujud (tangible)
yang dapat di gunakan menurut fungsi dan manfaatnya didasarkan pada suatu
kebutuhan dan pengakuan sosial.
Barang adalah sesuatu yang berwujud yang diperjualbelikan dan terjadinya perpindahan kepemilikan antara penjual dan pembeli.
Barang adalah sesuatu yang berwujud yang diperjualbelikan dan terjadinya perpindahan kepemilikan antara penjual dan pembeli.
Macam-macam barang jual :
1.Berdasarkan kebutuhan :
a.Kebutuhan Primer :
-sandang (makanan dan minuman)
-pangan (pakaian)
-papan (rumah)
b.Kebutuhan Sekunder :
-Pendidikan
-Tabungan
-Dan lain-lain
2.Berdasarkan Pengakuan Sosial :
-Mobil
-Handphone
-Perhiasan
-Jam Tangan
KEBUTUHAN dan KEINGINAN
©Kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera atau setidaknya kurang sejahtera.
© keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas.
Namun bila
keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.
Itu kalau kita lihat dari segi kepuasan atau kesejahteraan seseorang. Tapi yang namanya kesejahteraan dan kepuasan juga sangat relatif bagi setiap orang. Sedangkan untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, harus dilihat dari segi fungsinya. Sesuatu dikatakan sebagai keinginan kalau sudah merupakan tambahan atas fungsi utamanya.
Itu kalau kita lihat dari segi kepuasan atau kesejahteraan seseorang. Tapi yang namanya kesejahteraan dan kepuasan juga sangat relatif bagi setiap orang. Sedangkan untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, harus dilihat dari segi fungsinya. Sesuatu dikatakan sebagai keinginan kalau sudah merupakan tambahan atas fungsi utamanya.
©Kebutuhan adalah
fungsi dasar atas sesuatu yang secara esensial diperlukan: makan untuk memenuhi
nutrisi, tempat tinggal untuk istirahat, transportasi untuk bekerja, pendidikan
untuk masa depan anak dan lain-lain.
©Sedangkan keinginan adalah semua fungsi tambahan yang jika tidak ada sebenarnya tidak mengganggu hidup Anda akan tetapi Anda mengharapkan untuk bisa mendapatkan fungsi tambahan tersebut.
©Sedangkan keinginan adalah semua fungsi tambahan yang jika tidak ada sebenarnya tidak mengganggu hidup Anda akan tetapi Anda mengharapkan untuk bisa mendapatkan fungsi tambahan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar